Kandidat Penyerang yang Akan Meraih Golden Boot di EPL Musim Depan

Kandidat Penyerang yang Akan Meraih Golden Boot di EPL Musim Depan

Kandidat Penyerang yang Akan Meraih Golden Boot di EPL Musim Depan – Striker seakan menjadi menu utama di Premier League pada bursa transfer musim panas kali ini. Sejumlah klub papan atas mau mengeluarkan dana yang lumayan besar demi merekrut striker yang berkualitas. Manchester United sukses merekrut Romelu Lukaku dari Everton dan Arsenal menghadirkan Alexandre Lacazette dari Lyon. Di samping itu, Chelsea cuma tinggal selangkah lagi menyelesaikan kepindahan striker Real Madrid Alvaro Morata. Dengan banyaknya striker maut yang beredar pasti saja akan meningkatkan seru kompetisi di pentas Premier League. Terlebih sejumlah dari mereka berpotensi menjadi pencetak gol terbanyak pada musim depan.

Berikut ini 8 kandidat peraih Golden Boot Premier League pada musim 2017/18:

Harry Kane – Pemenang Golden Boot 2 musim terakhir dengan 25 dan 29 gol, striker Tottenham Harry Kane akan mengawali musim 2017/18 untuk meraih titel top skor lagi. Ia menyelesaikan musim yg lalu dengan mencetak 29 gol dari 30 laga, rata-rata mencetak satu gol masing-masing 87 menit. Apabila ia dapat mengulangi penampilan itu dan terbebas dari cedera, Kane mungkin dapat mempertahankan gelarnya pada musim depan dan juga akan memecahkan rekor gol terbanyak dalam 1 musim.

Romelu Lukaku – Lukaku menyelesaikan musim yg lalu sebagai pencetak gol terbanyak ke-2 dan terpaut 4 gol dari Harry Kane ketika bermain untuk Everton. Namun, ia memainkan lebih dari 700 menit dari Kane dan punya rata 131 menit tiap 1 gol. Setelah pindah ke Manchester United, Lukaku punya peluang besar untuk menambah koleksi golnya sebab ia bermain dengan teman setim yang lebih baik. Meski tidak sedikit yang meragukannya, tetapi Lukaku berniat memperlihatkan hal tersebut.

Alexis Sanchez – Baik bertahan di Arsenal atau pindah ke klub Premier League lainnya, Alexis Sanchez tidak jarang kali menjadi salah satu unggulan untuk menjadi yang tersubur pada 2017/18. Pemain Chile finis di urutan ke-3 pada 2016/17 sesudah mencetak 24 gol dengan rataan satu gol masing-masing 134 menit. Sanchez bermain sebagai penyerang utama The Gunners pada musim yg lalu tapi kali ini kelihatannya akan bergeser sesudah kedatangan Alexandre Lacazette.Hal ini tentu dapat mempengaruhi koleksi gol Sanchez pada musim depan.

Sergio Aguero – Meski terdapat rumor yang mengaitkan Aguero dengan Chelsea, penyerang Argentina tersebut sepertinya bakal tetap bertahan di Manchester United pada musim depan. Aguero dapat menembus 20 gol sekitar 4 dalam 6 musim di Premier League dan punya rataan gol per menit yg lebih baik (160) dari Sanchez dan Lukaku pada musim lalu. Satu-satunya masalah yang dihadapi Aguero ialah kesempatan bermain. Josep Guardiola menggondol Gabriel Jesus pada musim yg lalu dan kelihatannya ia akan menjadi striker utama. Aguero merupakan garansi gol namun ia juga perlu kesempatan bermain untuk memimpin perebutan Golden Boot.

Alvaro Morata – Bakal segera bergabung dengan Chelsea, Morata memang belum terbukti di Premier League namun punya potensi. Meski rekor golnya tidak begitu bagus (27 gol dari 93 pertandingan untuk Juventus, 31 gol dari 95 pertandingan untuk Real Madrid) namun Morata punya keterampilan mencetak gol yang impresif. Striker Spanyol tersebut mencetak 18 gol dari 35 laga di La Liga dan Liga Champions pada musim lalu. Namun, ia mesti menjadi starter dalam 15 laga sehinga punya rasio gol yang lebih bagus dari pemain sebelumnya. Morata mencetak gol masing-masing 57,7 menit pada 2016/17, rasio terbaik dari seluruh pemain dalam daftar.

Alexandre Lacazette – Dibawa ke Premier League oleh Arsenal, Lacazette akan menjadi striker utama The Gunners pada musim depan. Striker yang lumayan tajam di Ligue 1 itu meninggalkan Prancis sesudah mencetak 100 gol dari 203 pertandingan. Ia menyelesaikan musim yg lalu dengan 28 gol dari 30 laga sampai-sampai mencetak gol masing-masing 86 menit. Tapi terdapat 2 pertanyaan besar bagi Lacazette. Pertama, kualitas Ligue 1 masih di bawah Premier League dan Lacazette memiliki kendala mencetak gol pada kompetisi lain (9 gol dari 23 pertandingan di Liga Europa, 5 gol dari 18 pertandingan di Liga Champions, 1 dari 11 laga untuk Prancis) Kedua, 10 dari gol di liga musim yg lalu dicetaknya dari tendagan penalti dan tanpa penalti, rekor golnya dapat dibilang tidak cukup impresif.

Jermain Defoe – Kuda hitam dalam perebutan Golden Boot, Defoe sukses bisa terus mencetak banyak angka setelah bergabung dengan Bournemouth. Ia membukukan 15 gol di musim lalu, mencetak gol masing-masing 221 menit dan menjadi striker utama walau Sunderland tampil lumayan buruk. Defoe ialah salah satu striker terbaik di Premier League dan masih punya peluang untuk mencetak banyak gol di musim depan.

Gabriel Jesus – Gabriel Jesus seharusnya telah prima pada awal-awal musim sesudah pulih dari cedera dan diharapkan dapat tampil spektakuler lagi. Tiba di Etihad pada Januari, pemain berusa 20 tahun tersebut mencetak 7 gol dari 10 pertandingan dan menjadi satu di antara striker tajam di Premier League. Gabriel mencetak gol masing-masing 93 menit dan sepertinya akan menggeser Sergio Aguero sebagai striker utama City pada musim depan. Cedera parah sempat berpengaruh pada Gabriel sesudah tiba di Inggris namun ia pasti saja sudah dapat menyesuaikan dengan permainan keras Premier League.

Leave a Reply

Your email address will not be published.