Mengitari Obyek Wisata di Blitar

Obyek wisata di Blitar merupakan satu-satunya pesona pariwisata Indonesia yang penuh akan nilai histori. Di Blitar, Kamu bisa menjumpai makam Bung Karno, Sang Bapak Proklamator, dan rumah saat Bung Karno ada dan dibesarkan.

Di Blitar, tidak hanya sosok Bung Karno, Kamu pun masih bisa menjumpai beberapa obyek wisata Blitar yang istimewa lainnya. Diantaranya ialah Candi Penataran, satu candi yang didalam legenda warga setempat dipercaya sebagai lokasi Gadjah Mada saat di masa Kerajaan Majapahit mengatakan sumpahnya yang tersohor itu, yaitu Sumpah Palapa, satu sumpah tuk mempersatukan Indonesia atau Nusantara dibawah naungan kerajaan Majapahit.

Berikut ini merupakan obyek wisata di Blitar yang terkenal dan harus Kalian kunjungi. Sebagian diantaranya ialah keindahan pantai di Blitar yang tidak kalah dari wilayah lainnya di Indonesia.

Makam Bung Karno Blitar

Makam Bung Karno berada di Desa Bendogerit, kira-kira 3 km dari utara kota Blitar. Makam Bung Karno itu ada di area lahan cukup luas. Tuk bisa masuk ke pemakaman Bung Karno, Kalian tak dipungut biaya apapun.

Di alam area makam, tempat yang jadi persemayaman penghujung Bung Karno berada di sebuah bangunan berupa Joglo, bangunan khas Jawa. Tersebut makam Bung Karno, yang terhapit oleh makam dua orang tuanya, yaiut ayah dan ibunya.

Jika Kamu mengitari ke obyek wisata Blitar ini, Kamu akan menemui perpustakaan di area makam, suatu tempat yang menjadi wadah tidak sedikit buku dan catatan Bung Karno. Di perpustakaan tersebut, Kamu bisa kenal sosok Bung Karno dengan lebih mendalam. Tidak hanya perpustakaan, ada pula Museum Bung Karno yang menjadi wadah barang-barang milik Bung Karno.

Istana Gebang Blitar

Istana Gebang kira-kira 2 km dari area makam Bung Karno. Kamu bisa naik becak dari area makam bila mau menuju ke obyek wisata Blitar satu ini. Istana Gebang merupakan kawasan masa kecil Bung Karno.

Itulah rumah kediaman orang tua Bung Karno, satu rumah yang hingga saat ini masih banyak sekali dikunjungi orang-orang, khususnya di bulan Juni. Bulan Juni merupakan bulan Bung Karno, oleh karena itu sekitaran lokasi obyek wisata Blitar satu ini senantiasa terselenggara rutinitas tahunan, yaitu acara Grebeg Pancasila.

Water Park Sumberudel Blitar

Water Park Sumberudel merupakan satu dari beberapa obyek wisata di Blitar yang lain yang banyak dikunjungi orang-orang. Ini water park paling besar yang berada di Karesidenan Kediri. Tidak sedikit pelancong dari Tulungagung juga bahkan warga dari Kediri berkunjung bermain-main ke tamar air ini. Tersedia 2 kolam renang disana, tuk anak kecil dan dewasa.

Water Park Sumberudel mempunyai fasilitas yang sempurna, antara lain ada tempat main anak-anak, Pentas Gembira yang menyajikan seni khas Blitar tiap tahun, area parkir yang mutakhir, dan penyewaan alat renang.

Pantai Tambakrejo Blitar

Pantai Tambakrejo berada di bagian selatan kota Blitar, memiliki jarak 29 km dari tengah-tengah kota, cocoknya di Desa Tambakrejo, Wonotirto. Satu dari banyak obyek wisata pantai Blitar ini mempunyai ombak laut yang cukup damai, dengan begitu banyak wisatawan datang merasakan kenikmatan pariwisata di pantai ini dengan renang dan bermain pasir.

Di pantai ini, ketika pagi hari Kamu akan menjumpai nelayan-nelayan yang belum lama pulang melaut dengan bobot dari jala yaitu tangkapan ikan-ikan fresh, pastinya di Tempat Pelelangan Ikan yang berada di pantai itu. Jika Kamu suka, Kamu boleh beli langsung di sana.

Candi Penataran Blitar

Candi Penataran merupakan kompleks candi paling besar di Jawa Timur. Berada di kaki Gunung Kelud, Kamu akan merasakan hawa alam yang sangat sejuk di daerah Candi Penataran. Candi yang dijadikan sebagai salah satu obyek wisata Blitar terkenal mempunyai nilai histori. Secara sejarah, candi ini sudah berdiri di zaman 3 kerajaan besar Nusantara, yakni Kediri, dan Singasari serta Majapahit. Obyek wisata Blitar satu ini merupakan tempat dimana para raja di dampuk dan pun dijadikan sebagai tempat upacara pemujaan kepada Sang Pencipta.

Candi Penataran didalam legenda warga setempat dipercaya sebagai lokasi yang mana Gajah Mada mengatakan sumpahnya yang tersohor itu, yaitu Sumpah Palapa, suatu sumpah tuk mempersatukan nusantara atau Indonesia dibawah naungan kerajaan Majapahit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.